Jan 14, 2013

Facebook Event

Malam ini, ceritanya gw lagi nyari-nyari rujukan buat ngerjain tugas susulan akibat gw ga ikut UTS Statistika. Seperti biasa, udah gw orangnya susah fokus, ditambah buka-buka sosial media ya makin buyarlah tujuan gw mantengin layar laptop ini. Hilang sudah tujuan utama buat ngeberesin tugas satu ini.

Tiga tab browser utama yang gw buka seperti biasanya adalah blogger, twitter, dan facebook page. Menit-menit terakhir ketika gw ingin menyudahi dunia sosial media ini, iseng-iseng gw klik menu "Event" pada page facebook yang terdapat satu notifikasi yang belum gw buka. Muncul deh, daftar acara yang kita diundang oleh creatornya. Ketika scroll, scroll page kebawah ternyata muncul juga daftar ulang tahun temen-temen kita yang menampilkan tanggal lahirnya. As usual, because i'm a pro in kepo, gw scroolll terus itu page sampe ke bulan-bulan berikutnya sambil mengamati hari-hari lahir temen-temen gw di facebook. Sampai pada akhirnya gw terhenti di satu bulan, agak tersentak kaget melihat salah satu picture profile di tanggal itu. Gw agak masih ga percaya kalo temen gw yang satu itu sudah pergi meninggalkan dunia ini.. Gw coba meneliti kembali, apakah ingatan gw tentang kepergian ini benar atauu cuma kesalahan memori gw aja. Sedikit deg-degan gw akhirnya mengeklik profil facebooknya. Pertama liat picture profilenya, jujur gw kangen sama senyum dan ketawanya. Kangen sama gayanya yang supel dan santai.. Dan ketika liat pesan dinding yang ada di wall nya, masya Allah, ternyata ingatan gw gak salah. Dia udah meninggal... :((

Entah kenapa tiba-tiba gw masih gak percaya kalo dia udah gak ada. Entah kenapa gw merasa dia itu masih ada di sana, dibelahan kota Jakarta yang lain, bukan di alam sana...  :( i just thinking that he is too young to passed away.. :( Tapi kehendak Allah berbeda.. Allah Maha Baik. Allah Maha Kuasa.

Melihat pesan-pesan dinding itu, menyaksikan bahwa walau mereka sudah berada di alam yang berbeda, teman-temannya pun masih mengingat dan menyayanginya. Seringkali menginginkan keberadaannya untuk bersama-sama lagi... :') Gw pun kangen dengan sosoknya itu. Seolah tak puas gw berlanjut melihat ke halaman Tentang dan Foto-fotonya. Melihat senyuman dan tawa di foto-foto itu gw masih ga percaya. Kenapa harus secepat ini dia pergi. :( Ya Allah... temanku itu orang baik. Terimalah di Sisi Mu Yaa Allah... Lindungi ia disana.. Engkau maha penyayang lagi maha pengasih..

Dan tiba-tiba, gw terpikir tentang halaman sosial media gw nanti. Bukan hanya facebook, tapi juga twitter, blog, tumblr, flickr, dan lainnya. Akan seperti apa nanti jika gw pergi? Jujur gw agak khawatir dengan akun-akun sosial media ini. Khawatir jika keberadaannya menjadi pengingat duka bagi kerabat-kerabat sekitar gw.. Seperti yang gw rasakan sekarang ini misalnya. :( Jujur sebenarnya gw agak kurang suka kalau masih ada yg menulis atau menyebutkan (mention) orang-orang yang sudah meninggal ke akun sosial medianya. Hei... you shouldn't exposed their name into your social media, so that everyone could see it..

Selanjutnya, gw mulai berpikir. Usia manusia hanya Allah yang mengetahui. Mungkinkah seharusnya gw mulai menonaktifkan akun-akun yang sudah tidak digunakan, atau mungkin gw harus berbagi password akun-akun gw dengan orang yang gw kenal baik, untuk selanjtnya mengambil alih akun itu seandainya gw pergi meninggalkan dunia ini... :(

انّا للہ و انّا الیہ راجعون
Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un
Semua berasal dari Allah, dan akan kembali kepada Allah

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

2 comments:

Anonymous said...

Semua yang kita tulis atau semua yang kita lakukan di social media bakal dipertanggungjawabkan ya Wi, apakah yang kita tulis mendatangkan mudharat atau maslahat, dan gw pun ga pingin ketika udah meninggal entar ternyata masih ada aja dosa2 yang mengalir gara2 apa yang kita lakukan di sosial media dan belum terhapus, justru harusnya amal2 lah yang mengalir yak :|, memang baiknya hanya hal2 yang mendatangkan mashlahat sajalah yang mustinya kita share. Agar social media bakal menjadi amal yang mengalir buat kita kelak, bukan menjadi sebaliknya. Hehe :D

dwi nurani said...

selain kebaikan dosa juga bisa mengalir ya. :( *nangis* jadi agak mikir2 juga skrg kalo mau posting di socmed. mikir kesan yg tertinggal nantinya setelah kita tinggalkan. :/