Posts

Showing posts with the label Curcol Never Dies

Another Dwi Nurani

Image
Setelah sejak dulu menyadari kalau kombinasi nama gw memang pasaran, dalam dua tahun terakhir ini gw semakin yakin lagi kalau di dunia ini ternyata gw gak sendirian. Kalau biasanya yg mirip hanya kombinasi/mengandung dua kata nama yg gw miliki spt ..... Dwi Nurani atau Dwi Nurani ....., ternyata yg namanya persis sama juga banyak. Hal ini gw ketahui karena dua tahun terakhir ini banyak inbox ke e-mail gw dari aktifitas yg tidak gw lakukan. Beberapa inbox memang ada yg wrong addressed, ada juga yg secara nyata salah menggunakan alamat e-mail utk register akun online. Dan yg kedua ini agak menjengkelkan sih. Jadi gw menemukan alamat e-mail gw digunakan utk registrasi bbrp akun seperti Wattpad, Lazada, Grab, XL Prioritas, Telkom Indiehome, dan yg terakhir adl Traveloka. Banyak yes. Utk Wattpad, XL Prioritas, dan Telkom Indihome gw sama sekali ga menggunakan aplikasi/jasa tsb. Semua akun itu digunakan oleh orang yg bernama sama spt nama gw. Dwi Nurani. Utk kasus XL Prioritas alhamdul...

NKRI

Image
Saya tinggal di Indonesia, sebuah negara republik di Asia Tenggara yg memiliki wilayah paling luas dgn jumlah pulau paling banyak diantara negara-negara lainnya. Iya, Indonesia itu luas dan memiliki sangat banyak pulau, yg krn saking luas dan banyaknya pulau tsb saya sendiri belum khatam mengunjungi lima pulau besarnya. Saking luasnya nih ya, kadang harga tiket pesawat utk penerbangan ke negera tetangga masih lebih murah dibandingkan penerbangan domestik. Bicara ttg lima pulau besarnya, ternyata -menurut kesan pribadi saya- tiap pulau punya karakter lanskapnya masing-masing. Pulau Jawa... pulau paling crowded yg memiliki perkembangan paling progresif menurut saya, karena pusat pemerintahan berada di pulau ini. (Tapi sepertinya kalimat ini salah krn kenyataannya daerah tdk jauh dr pusat pemerintahan pun masih banyak yg tertinggal wkwkwk). Pulau Sumatera, wah, pulau ini punya pemandangan hijau yang paling sejuk kalau saya bilang. Hijau persawahan dan perkebunannya terasa beda dgn y...

One Way to Stay Sane

Stay sane? Emangnya kamu gila? Hehehe. Ya enggak. Insya Allah gak gila. Sejak beberapa tahun terakhir gw merasa ada yang makin parah dari kepribadian gw. Males ngomong. Males berinteraksi lebih tepatnya. Dan ini, gak bagus. Hmm, people say it's introvert. An intovert can take a wide long conversation, gather with people, drolling with friends, drowning in crowds, enjoy the noise, but not in all day long. That kind of activities are delightful... yet exhausting. They needed some time to recharge their energy back. 😐 Well, I'm still amazed (and always will) with people who has much energies to talk, being nice, and interact with other a whooole day from the sun rises till it even far from set. I adore them, really. (Though it's annoying, sometimes. Hehehe. 😁✌) Yang jadi masalah, di kasus gw ini komposisi malesnya lebih banyak ketimbang alasan recharge energi tadi. 😅 Semales-malesnya gw ngomong tp gw juga merasa butuh bersuara, krn klo bener2 diem seharian ya stress juga (r...

Dementor

Image
Terkadang suka ada hal-hal gak jelas yang bisa seketika membunuh semua suasana hati seseorang. Yang awalnya bangun tidur di pagi hari senang-senang aja, di perjalanan masih nyanyi-nyanyi aja, tiba2 denger nada omongan orang jadi ga pengen beramah2 acan. Jangankan bersikap ramah, narik kedua ujung bibir ke atas aja ogah. Segitu baru denger nada omongannya doang loh. -____- Enggak. Orang itu gak menyinggung gue. Tapi keberadaan orang itu dengan nada bicaranya yg mengusik ketenangan dan kesenangan hati gue. Efek itu ada karena gw berada di satu lingkaran sama orang itu. Yang saat itu sedang mendikte orang lain dgn nada menyebalkannya. Dan entah kenapa yang marah dan tersinggung malah gue. Orang bilang klo kita tersinggung atas suatu ucapan/sindiran, berarti kira merasa salah dan benar kesalahan itu ada pada kita. Ternyata gak juga. Kali ini gw tersinggung krn dia harusnya ga pantes ngomong begitu ketika berada di satu lingkaran sama gue dan membunuh semua semangat gue di pagi hari! ...

Getting Fat

Image
(Pas mau ngepost geli ih gw baca judulnya ) Baru 3 bulan berjalan sejak gw sidang sarjana di kampus Gunadarma, yg artinya skrg gw udah ga ada aktivitas perkuliahan lagi. Dalam 3 bulan tersebut (and counting) berat badan gw mulai tidak terkendali nih  *lah apa hubungannya coba ini* Orang mah pada bilang ga-keliatan2 padahal gw naik tangga dikit nafas udah sesak. Hubungan? Yaa secara biasanya gw pulang ngantor langsung ngampus yg lokasinya di Kalimalang tuh, yg perjalanannya Kebon Sirih sekitar 1.5-2 jam klo pake KRL, setelah itu lanjut angkot melewati jalan Kranji yg senantiasa machett dan gak bergerak dilengkapi oleh proyek rutin perbaikan jalan. Kalo diinget2... Kuat juga gw dulu ya. Gerabak-gerubuk nyelesein kerjaan di siang hari, jam 5 sore buru2 ke stasiun, desek2an di KRL, pusing liat parkiran angkot di jalan, lalu masuk kelas ngikutin pelajaran. Huwow! Pantes aja berat badan kmaren bisa terjaga yak ga naek2  Ntap uuga. Alhamdulillah ya kmaren badan gw kuat dan gak ...

Berhasil

Setelah berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan alhamdulillah belom sampe bertahun-tahun, akhirnyaa gue kesampean juga utk olahraga di Bekate lagi. Ya walaupun olahraga bukan pagi melainkan sore,, bukan lari melainkan gowes,, ^^v yang penting gue kesampean juga utk menghirup udara segar di sekitaran Bekate selama matahari masih bersinar.. Jarang-jarang kaan. Biasa lewat cuma pas pagi mau berangkat sama malem setelah pulang kantor/kampus. Hahahaha, iyaaa berhasilnya masi setengah soalnya bukan olahraga pagi. Kaloo weekend gw masi susah bangun pagi2 sih,, :"> Setidaknya walaupun sedikit, ini ada sebuah kemajuan. Yang sangat kecil. Hahahahaha xD //iseng2 sebelum tidur//
Image
Kerjaan hampir tiap hari mempelajari proposal penelitian orang. Tapi ga kesampean2 bikin proposal buat skripisi sendiri. Sampe abis masa pengajuannya.. Di situ kadang saya mau nangis. :'))

Needed of Curcol

Kebanyakan bikin surat formal bikin gw lupa bikin opening tulisan curcol kaya gimana ini. Haduh x)  Blog gw isi nya emang udah sarang laba-laba doang, sekalinya ditengok cuma buat naro tugas kuliah dimana yg gw butuhkan hanya lah link postingan nya doang. *iya, abis itu mah tulisan nya boro2 gw baca lagi,, kelar di post langsung bhay! xD* Kalo hal2 yang pengen diceritain sih banyak.. Secara yaa kehidupan gw emang selalu menarik utk dituliskan, tapi alhamdulillah gak lebay kaya sinetron atau drama kokoreaan :D (apa sih ini). Naah, yg jadi masalah adalah.... 
Apa pun penyebabnya,  sepertinya orang selalu saja punya alasan utk berbuat jahat, curang atau menyebalkan. Entah apapun itu. Ketika perbuatan mereka mengganggu dirimu, menyerang dirimu,  tidak berkenan di hatimu, menyimpang atau menyalahi aturan menurut pandanganmu, mana yang akan kamu lakukan. Menegur secara jelas dan mengabaikan apapun itu penyebab perbuatannya, atau memaklumi dirinya berlaku jahat/curang/menyebalkan dan mencoba memahami penyebabnya? Think.
Salah fokus mulu nih si dwi. Bukannya ngerjain tugas malah ngotak-ngatik prezi. Prezi nya mau di upload disini gagal juga. Yaudahlah tidur aja jadinya. -______-zz
I'll find repose in new ways, though i havent slept in two days. Cause cold nostalgia chills me to the bone.. Shared from Google Keep

Maturity

Kita semua tahu, menjadi tua adalah suatu keniscayaan. Tetapi, untuk menjadi dewasa adalah sebuah sikap, sebuah pilihan. Hari demi hari, detik demi detik, sebuah dimensi bernama waktu tidak pernah mengenal kompromi. Dengan konsisten ia terus bergerak maju mengantarkan kita pada masa dimana kita akan semakin “tua” dan terus meninggalkan kita yang tak mampu menjadi “dewasa”. Apakah orang yang semakin tua akan menjadi semakin dewasa? Kenyataannya? Tidak. Belum tentu. Mengapa orang yang semakin tua belum tentu menjadi semakin dewasa? Penyebabnya.. Entahlah. Yang aku tahu dewasa adalah sebuah sikap. Ketika seseorang telah mengalami kegagalan hingga berulang-ulang, lalu dikesempatan berikutnya ia masih saja gagal, sesungguhnya itu adalah sikap yang telah menjadi keputusannya. Ia telah memutuskan untuk tidak mempelajari kesalahan-kesalahannya, untuk tidak memperbaiki kekurangannya, untuk tidak menjumpai keberhasilannya di depan sana.. Kini kamu sudah melihat, kan? Ternyata menjad...

walking alone in the morning as a silly loser is the worst feeling ever. #sigh

regret

Here you are dwi... Crying alone (again) in your deep regret. Caused by the same mistake you did.. :(( it feels so damn hurt, and you already know abt it. You ever felt the same thing and you act like you never learned it. This is your fault, this is a bitter, and you should feel this by your own. No one could be blame but you. You.. :(( Shared from Google Keep

Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam Pelukan

Oke... ini adalah sebuah lagu dari sebuah band bernama Payung Teduh. Lagunya yang satu ini, bagus banget kalo gw rasa. Terasa jujur liriknya.. :) Tak terasa gelap pun jatuh Diujung malam menuju pagi yang dingin Hanya ada sedikit bintang malam ini Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya Lalu mataku merasa malu Semakin dalam ia malu kali ini Kadang juga ia takut Tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya Di malam hari Menuju pagi Sedikit cemas Banyak rindunya -Untuk Perempuan yang sedang dalam Pelukan, Payung Teduh-

puisi

kapan lagi ku tulis untukmu tulisan-tulisan indahku yang dulu pernah warnai dunia.. puisi terindahku hanya untukmu..

Deserve Love - The Perks of Being a Wallflower

Teringat dengan sedikit potongan percakapan dari film yang beberapa bulan lalu baru gw tonton. Dari percakapan singkat antara murid dengan guru Bahasa Inggris nya tersebut, ternyata udah cukup untuk memberikan pemahaman yang ngena buat gw. Pada scene itu, si pemeran utama yang bernama Charlie (cast by Logan Lerman), yang memiliki karakter insecure itu, di akhir kelasnya bertanya kepada gurunya, Mr. Anderson (cast by Paul Rudd). Here are the short conversation: "Why do nice people choose the wrong people to date?" Sejenak gurunya yang sambil lalu merapikan buku-bukunya terhenyak, teringat kondisi yang juga dialaminya sendiri saat ini. "Are we talking about anyone specific..?" "...." " We accept the love we think we deserve. " "Can we make them know they deserve more?" "We can try.." We accept love we think we deserve . Yes. Damn true. Mungkin ini memang jawaban dari  pertanyaan-pertanyaan semisal; mengapa k...

discourage

pernah terhenti, mengurungkan niat untuk post some tweets/statuses di jejaring sosial karena liat update an temen lagi ditimpa musibah? i feel it right now.. i just wanted to post some un-important things in twitter. but then, a new tweet showed up from a friend. i found a; innalilahiwainnailaihi rojiuun selamat jalan ................................... then i hold to click tweet button. im about to ask him what happened with his mom, type some text contained "kenapa?" then i stopped again in tweet button. im not ready and dont have any courage to find the answer. and im affraid to make him more sad. i know its not good to ask why when there is a sad news while you know the answer. so i keep my question on my own head and decided to make my own conclusion. yes, his mother just passed away... :( innalillahi wa inna illaihi rojiuun ... :(

Membosankan

Entah kenapa akhir-akhir ini semuanya terasa begitu membosakan. Kantor membosankan, kampus membosankan, rumah membosankan. Kerja membosankan, kuliah membosankan, berinteraksi membosankan. Kegiatan yang seharusnya menyenangkan terlihat tidak menyenangkan. Berbicara terasa menjenuhkan, baca buku sungguh enggan, menulis seperti tidak ada keinginan. Masya Allaaah..... kemalasan telah menguasai hati ini. :( Mungkin ini yang orang-orang bilang; Hidup segan mati tak mau. Astagfirullahaladziim... :(
this is more than goodbye. when i look into your eyes, you're not even there.