Sep 25, 2015

Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia Telematika

Kolaborasi Antarmuka otomotif multimedia adalah sebuah organisasi yang dibentuk untuk menetapkan standarisasi dunia yang digunakan untuk mengatur bagaimana perangkat elektronik dapat bekerja seperti komputer dan alat komunikasi pada kendaraan, sehingga alat-alat elektronik tersebut dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan kendaraan. Karena belum tentu alat-alat elektronik tersebut sesuai (compatible) dengan setiap kendaraan, oleh karena itu diperlukan standar agar perangkat elektronik tersebut tidak mengganggu kerja sistem kendaraan.





Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) sudah memiliki anggota aktif, diantaranya adalah: Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault. AMI-C mengembangkan dan men-standarisasi antarmuka multimedia dan telematika otomotif yang umum untuk jaringan komunikasi kendaraan. Dan 40 pemasok elektronik mendaftarkan diri untuk menulis standar. Mereka berpendapat untuk menulis standar diperlukan waktu selama 2 tahun. Tapi dua tahun adalah masa telematika. Penyelenggara elektronik, ponsel, komputer dan peralatan video yang akan menggunakan koneksi dapat melewati beberapa generasi dalam waktu itu. Standar-standar akan memungkinkan sebuah pasar plug-and-play global untuk perangkat elektronik yang akan dipasang di kendaraan dengan kemudahan yang sama dengan melampirkan pheriperal komputer pribadi.

Kendaraan segera akan mengalami peningkatan perlengkapan dengan ditambahkannya sistem digital yang mendukung beberapa aplikasi seperti untuk mengakses informasi, komunikasi, kemanan dan internet. Ketertarikan terhadap aplikasi multimedia pada kendaraan mengalami peningkatan, misalnya pada periode 2003-2005. Seperti pengenalan aplikasi real-time, kamera kecepatan tinggi, seiring dengan semakin meningkatnya komersialisasi lalu lintas multimedia dan pelayanan pariwisata dan travel. Oleh sebab itu, kebutuhan akan multimedia bus yang diletakkan pada kendaraan akan meningkat.


Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) menyatakan bahwa akan menggandeng teknologi Open Service Gateway Initiative (OSGi) sebagai framework untuk platform sofware yang dibangun untuk informasi mobile dan sistem entertainment. Dalam kombinasinya, AMI-C dan framework OSGi akan menyediakan satu platform software yang umum dan pasar yang terbuka untuk penyedia aplikasi atomotif berbasis wireless. Untuk pengguna, platform umum tersebut akan menyediakan pilihan software aplikasi yang luas.


Implementasi Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia pada Nissan Motor Company


Nissan Motor Company telah berkerjasama dengan Intel (Produsen mikroprosessor terbesar didunia) yang akan menjadi memasok prosesor untuk peranti infotainment Nissan. Dengan Teknologi twin-display yang dikembangkan Intel dapat memperkaya fitur informasi di mobil, menurut Andy Palmer, Wakil Presiden Eksekutif, Nissan Motor Company dan Infiniti. Kedua perusahaan  telah melakukan kerjasama sensor dan kamera monitor belakang agar kerja pengemudi makin mudah saat parkir. Nantinya, juga akan digunakan chip atau barcode dilayar ponsel yang berfungsi sebagai pengganti kunci mobil konvensional.

Kelebihan Implementasi AMI-C

  1. Menyediakan interface standar untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer dan perangkat komunikasi - dari sistem navigasi dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis, untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat ( DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input/output.
  2. Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.
  3. Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan - industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai adat-mengembangkan komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit.
  4. Menawarkan standar terbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.

Kekurangan Implementasi AMI-C

  1. Kendala bagi orang yang kurang memahami akan fungsi dari multimedia yang tertanam.
  2. Biaya yang mahal untuk melakukan penambahan multimedia.
  3. Sulit untuk melakukan proses ketika ada sensor elektronik yang rusak.
  4. Design yang standar bahkan buruk dapat menyebabkan kebingungan dan kebosanan, bahkan  ketika sensor rusak.
  5. Terlalu banyaknya multimedia dapat menyebabkan pengendara tidak fokus dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Saran

Bagi kendaraan yang sudah mengadopsi teknologi Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) disarankan agar supaya tetap memberikan suatu tuntunan atau panduan penggunaan teknologi (AMIC) yang tertanam dalam kendaraannya secara lisan atau langsung, itu sangat diperlukan mengingat tidak semua penggunanya dapat memahami secara langsung atau cepat dan baik penggunaan teknologi ini atau dengan kata lain masih ada beberapa dari pengguna yang masih belum melek teknologi jadi ini menjadi salah satu perhatian yang cukup penting mengingat tingkat pendidikan orang yang berbeda-beda jadi selain faktor kenyamanan ada juga faktor lain yang menjadi perhatian penting yaitu keselamatan atau safety yang jauh lebih penting, karena akibat dari kesalahan atau ketidaktahuan penggunaan teknologi ini mempunyai implikasi atau dampak mulai dari yang paling ringan misalanya cedera biasa atau lecet pada kendaraan sampai pada yang terparah yaitu kehilanggan nyawa si pengguna akibat dari gagal memahami akan teknologi ini.


Referensi:
http://tetsugatenzzo.blogspot.com/2015/01/automotive-multimedia-interface.html

No comments: